Inovasi Hijau Sampoerna Academy untuk Masa Depan Indonesia

Inovasi Hijau Sampoerna Academy untuk Masa Depan Indonesia © mili.id

Siswa Sampoerna Academy mempresentasikan hasil karyanya (Foto: Ist)

Surabaya, mili.id - Sampoerna Academy menggelar STEAM Expo 2025 di Sampoerna Academy Surabaya Grand Pakuwon Surabaya, Jumat (21/2/2025).

STEAM Expo 2025 merupakan wadah pameran prakarya yang berfokus pada green technology and sustainability atau teknologi hijau dan berkelanjutan.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Pameran tahun ini sedikit istimewa. Karena pihak sekolah berkolaborasi dengan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), untuk mengundang para inovator muda agar dapat menunjukkan hasil pembelajaran STEAM yang telah didapatkannya di sekolah.

Dengan STEAM Expo 2025 bertajuk "Rethink, Recycle, Innovate" ini, Sampoerna Academy ingin memotivasi para siswa untuk menunjukkan hasil dari pembelajaran STEAM melalui karya inovatif yang berfokus pada teknologi hijau dan berkelanjutan.

Principal Sampoerna Academy Surabaya Grand Pakuwon Campus, Anushia Senthevadivel mengatakan, setiap tahunnya, siswanya, baik individu maupun kelompok ditantang untuk berinovasi sambil menunjukkan hasil dari pembelajaran yang didapatkan di sekolah melalui karya.

"Melalui karya inovatif yang berfokus pada teknologi hijau dan berkelanjutan, kemudian proyek mereka akan dikurasi oleh para juri dan dipamerkan secara publik kepada orangtua juga seluruh siswa selama STEAM Expo, yang diselenggarakan secara serentak di seluruh kampus Sampoerna Academy," terangnya.

STEAM Coordinator Sampoerna Academy, Matshidiso Makena menjelaskan, alasan pengambilan tema tersebut supaya menjadi solusi dari tantangan masa depan dan mampu memunculkan kesadaran bila seiring perkembangan zaman, kondisi Bumi sendiri sangat memprihatinkan.

"Kami mengangkat teknologi hijau dan keberlanjutan sebagai fokus utama STEAM Expo tahun ini agar, generasi muda siap menghadapi tantangan global, mendorong inovasi ramah lingkungan, dan membangkitkan kesadaran dalam menjaga kelestarian bumi demi masa depan yang lebih baik," jelas dia.

Sementara BRIN dipilih untuk berkolaborasi bertujuan untuk berdiskusi lebih dalam lagi mengenai teknologi hijau dan berkelanjutan, serta memberikan wawasan yang berharga, evaluasi yang kredibel, serta inspirasi bagi para peserta didik di sekolah elit tersebut.

Junior Researcher of Hydrodynamic Technology Research Centre BRIN Surabaya, Fariz Maulana Noor menambahkan, pihaknya mendukung kolaborasi ini demi pembangunan berkelanjutan melalui riset energi terbarukan dan teknologi pengelolaan sumber daya alam.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

"Kolaborasi yang bersifat solidaritas antara peneliti dan industri adalah kunci dalam mengembangkan solusi teknologi hijau. Kami berkomitmen untuk terus memfasilitasi inovasi ini guna mendukung masa depan yang cemerlang di Indonesia," tambahnya.

Dalam STEAM Expo 2025 terdapat beberapa proyek karya siswa yang menjadi sorotan utama, serta sejalan dengan fokus tema yang diterapkan, yakni teknologi hijau dan berkelanjutan.

Pertama, Zero Hunger: Frankenstein karya Darryl Marshall, I Gede Arjuna, dan Jennifer Natalie dari Grade 8B, orang-orangan sawah yang menggunakan sistem solar dan aktivasi suara untuk menggantikan peran pestisida membasmi serangga dan hama.

Kemudian ada Terracotta Air Cooler karya Sophia, Sabina, dan Rory dari Grade 4B. Pendingin buatan ini menggunakan tanah liat untuk menyerap panas dari luar, sehingga membuat udara sekitar menjadi lebih sejuk.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Terakhir, Aireen Angelie, Alysia Kanaya, Nadifah Azizah, dan Amadeus Isaac dari Grade 6B menciptakan 3-in-1 Tree.

Proyek ini memanfaatkan mikroalga untuk menghasilkan oksigen lingkungan sekitar, yang disebut-sebut 10-50 kali lebih efektif daripada pohon. Bahkan, proyek ini bisa digunakan sebagai lampu jalanan sekaligus tempat duduk di taman.

Selain STEAM Expo 2025, Sampoerna Academy juga kembali menghadirkan STEAM Competition 2025 yang akan diselenggarakan pada 15 Maret 2025 di Sampoerna Academy L'Avenue dengan hadiah pemenang hingga Rp24 juta.

Pada ajang kompetisi ini, Sampoerna Academy memberi kesempatan kepada siswa dari sekolah lain untuk turut berpartisipasi memberikan karya inovatifnya dengan metode STEAM.

Diharapkan ajang kompetisi ini dapat mendorong minat mereka untuk menjadi inovator masa depan atau bekerja dalam pekerjaan impian mereka.

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait