MWCNU Krejengan menghadirkan pemateri berpengalaman dari Badan Siber Ansor Kota Kraksaan.
Probolinggo, mili.id – Di era digital saat ini, dakwah tidak lagi terbatas pada mimbar dan pengajian. Menyadari hal tersebut, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Krejengan, Kabupaten Probolinggo menggelar program inovatif bertajuk Mella’ Visual, sebuah pelatihan kreatif yang bertujuan mencetak kader muda NU sebagai kreator konten digital.
Program yang diinisiasi oleh NU Care-Lazisnu MWC NU Krejengan ini berlangsung pada Senin (10/02/2025), sebagai bagian dari peringatan Harlah Nahdlatul Ulama ke-102 dan Harlah Lazisnu ke-21.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Krejengan, KH. Moh. Basith Badzali mengatakan, mella’ Visual bukan sekadar perayaan, melainkan langkah strategis untuk menyiapkan kader-kader NU yang mampu menyebarkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah melalui pendekatan modern dan efektif di dunia digital.
"36 peserta dari 21 pengurus ranting NU se-Kecamatan Krejengan mengikuti pelatihan ini. Mereka dibekali keterampilan dalam desain grafis, editing video, dan jurnalistik, yang semakin dibutuhkan dalam era dakwah digital," katanya.
"Ini langkah inovatif dari Lazisnu MWC NU Krejengan. Ke depan, syiar ke-NU-an harus masuk dalam dunia digital secara masif," ia menambakan.
Gus Bebe berharap program ini dapat mencetak kader digital yang siap berdakwah di era modern, menguatkan syiar ke-NU-an di media sosial, serta membawa pesan Islam rahmatan lil ‘alamin ke lebih banyak kalangan.
"Banyak kegiatan tanpa publikasi, sama saja seperti tidak berkegiatan. Publik harus tahu bahwa Nahdlatul Ulama itu seperti apa," tambahnya.
Baca juga: Khofifah Sebut Pesantren Benteng Moral Bangsa, Genggong Jadi Inspirasi Generasi Santri
Sementara itu, Ketua NU Care-Lazisnu MWC NU Krejengan, Moh. Zainul Hovi, menegaskan bahwa Mella’ Visual hadir sebagai jawaban atas tantangan dakwah di era digital.
"Kami ingin memastikan bahwa syiar ke-NU-an semakin masif dan efektif dengan memanfaatkan kreativitas media sosial," kata Hovi.
Belajar dari Ahlinya
Baca juga: Apes, Maling di Gading Probolinggo Remuk di Amuk Warga
Agar pelatihan lebih maksimal, MWC NU Krejengan menghadirkan pemateri berpengalaman dari Badan Siber Ansor Kota Kraksaan. Yakni Khairul Umam membawakan materi desain grafis, dan Ainun Najib mengajarkan teknik editing video.
Sementara Sundari Adi Wardhana, Kepala Badan Siber Ansor Kota Kraksaan menyampaikan materi jurnalistik. Ia mengatakan peserta tidak hanya belajar cara menulis berita yang baik sesuai prinsip jurnalistik.
"Tetapi juga mendapat wawasan tentang bahaya hoaks dan misinformasi yang marak di media sosial, " kata pria yang juga jurnalis media online itu.
Editor : Aris S
