Salah satu ruas jalan yang tergenang akibat hujan deras.(Fatur Bahri/mili.id)
Situbondo,mili.id - Diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi sekitar tiga jam, sejumlah titik ruas jalan di jalur pantura Situbondo tergenang setinggi lutut orang dewasa, Minggu (5/1/2025).
Akibatnya, banyak motor yang mogok, karena para pemotor nekat menerobos genangan air. Bahkan, salah satu truk Fuso juga mogok disimpang tiga jalan Basuki Rahmad Situbondo, tepatnya di depan Kantor Bank Jatim Situbondo.
Baca juga: BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Bali
Tiga titik ruas jalan di jalur pantura Situbondo yang tergenang air, di simpang empat traffick light sebelah barat Mapolres Situbondo, dan disimpang empat traffick light di Alun-alun Kota Situbondo.
Sedang yang paling parah genangan air setinggi lutut orang dewasa, terjadi disimpang tiga di depan Kantor Bank Jatim Situbondo. Di tempat tersebut, tidak hanya terjadi di sepanjang 100 meter jalan raya Basuki Rahmad, Situbondo.
Namun, genangan air setinggi lutut orang dewasa, juga terjadi di sepanjang jalan Madura hingga ke terminal Kota Situbondo.
Diduga kuat, penyebab genangan air sejumlah ruas jalan di jalur pantura Situbondo, akibat saluran drainase yang tidak berfungsi maksimal.
Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026
"Untuk hari ini, genangan air yang paling parah di simpang tiga depan kantor Bank Jatim Situbondo. Akibatnya, banyak sepeda motor mogok karena nekat nerobos genangan air. Bahkan, satu truck fuso juga mogok," ujar Arif, tukang becak yang mangkal dilokasi kejadian, Minggu (5/1/2025).
Bayu (24), salah seorang pemotor asal Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo mengatakan, awalnya pihaknya menduga genangan air tidak tinggi, sehingga pihaknya nerobos genangan air tersebut. Namun, semakin ke timur genangan air makin tinggi.
"Namun, karena knalpot motor saya kemasukan air, sehingga mesin motor saya mati didepan kantor Bank Jatim Situbondo," kata Bayu.
Baca juga: Banjir dan Longsor Terjang Sigi
Sementara itu, Imran (46), salah seorang warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji mengatakan, diakui jalan raya Basuki Rahmad mulai di depan masjid Jihad hingga di depan Kantor Telkom Situbondo merupakan langganan banjir.
"Meski menjadi langganan banjir, namun terkesan tidak perhatian dari dinas terkait dilingkungan Pemkab Situbondo," kata Imran.
Editor : Aris S
