Bayi Baru Lahir Dibuang Dekat Selokan Belakang KUD Jelbuk Jember

Bayi Baru Lahir Dibuang Dekat Selokan Belakang KUD Jelbuk Jember © mili.id

Penemuan bayi laki-laki masih lengkap dengan tali pusar. (Atta Hatta/Mili.id)

Jember, mili.id - Jelang malam pergantian tahun baru 2025, warga di Dusun Krajan Barat, Desa/Kecamatan Jelbuk, Jember dikejutkan dengan penemuan bayi yang diduga baru dilahirkan. Bayi malang itu ditemukan di semak-semak tanaman berduri dekat selokan belakang Kantor Unit Desa (KUD) Jelbuk, sebelum lapangan desa setempat.

Kejadian penemuan bayi laki-laki dengan tubuh banyak luka akibat terkena duri karena tidak ada sehelai kain yang melindungi tubuhnya ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (31/12/2024).

Baca juga: Partisipasi Peserta dari 16 Kota di Jawa dan Bali di Event Tahunan Aston Jember

Saat ini bayi malang itu sudah dievakuasi ke Puskesmas Jelbuk untuk mendapat penanganan medis.

"Iya jadi tadi pagi kebetulan waktu saya baru sampai kantor, ada seorang petani datang dengan kondisi panik minta bantuan saya, karena dirinya menemukan bayi dalam kondisi hidup di dekat selokan belakangnya KUD," ujar Kepala Puskesmas Jelbuk dr Reni Septa saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Selain pihak puskesmas, juga datang dari polsek setempat untuk memastikan dari laporan warga tersebut.

Saat sampai di lokasi, dijelaskan REni jika kondisi bayi tidak dibungkus oleh kain atau apapun, hanya diletakan begitu saja di dekat semak-semak tanaman sebelah selokan.

"Kini kondisi bayinyasehat. Cuman memang ada banyak luka, karena bekas-bekas duri mengenai kulitnya. Langsung tadi dibantu anggota Polsek Jelbuk, digendong dengan kain batik. Kami bawa ke puskesmas, sekarang kita sudah rawat, sudah kita gedong, sudah kita hangatkan," ungkapnya.

Lebih lanjut dokter Reni menjelaskan, jika bobot bayi 2,4 Kg, panjang badan 50 cm, lingkar kepala 32 cm.

Baca juga: Ketua MAKI Jatim Apresiasi Pemenang Kompetisi Fun Run 5K di Jember

Namun diungkapkan oleh Reni jika K=kondisi bayi saat ini lemah, sehingga segera dilakukan tindakan medis terhadap bayi malang tersebut.

"Akhirnya ini kami bantu dengan memberikan susu (formula), karena kasihan bayinya nangis terus dari tadi. Kemungkinan bayi ini baru dilahirkan karena warnanya merah sekali dan ini ya posisi ari-arinya (tali pusar) itu baru masih menempel di perutnya. Tapi placentanya tidak ada," jelasnya.

"Untuk kondisi tali pusar itu tampak rapuh, seperti habis dipotong paksa," imbuhnya.

Untuk penanganan medis lainnya, dokter Reni menambahkan, bayi malang itu juga mendapatkan injeksi Hepatitis B (HB0).

Baca juga: Antusias Warga Jember Ikuti Kompetisi Fun Run Gratis, Gebrakan MAKI Jatim

"Karena bayi ini baru dilahirkan, tidak mungkin dapat penanganan medis. Sama kami berikan obat salep mata gentamisin. Layaknya penanganan bayi baru lahir pada umumnya," tuturnya.

Terkait kejadian penemuan bayi tersebut, lanjutnya, Puskesmas Jelbuk berkoordinasi dengan Polsek Jelbuk.

"Kami sudah koordinasi dengan bapak polisi untuk selanjutnya mencari keberadaan ibunya," pungkas dokter Reni.

 

Editor : Aris S



Berita Terkait