Terjadi 4 Kali Erupsi Susulan Usai Gunung Raung Meletus

Terjadi 4 Kali Erupsi Susulan Usai Gunung Raung Meletus © mili.id

Pengamatan petugas terhadap aktivitas vulkanik Gunung Raung (Foto: Eko Purwanto/mili.id)

Banyuwangi, mili.id - Erupsi susulan terjadi empat kali setelah Gunung Raung meletus pukul 09.30 WIB, Selasa (24/12/2024).

Erupsi susulan itu terekam peralatan pemantauan gunung di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA Raung) Dusun Mangaran, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki Tiga Kali Meletus, Warga Delapan Desa Diminta Waspadai Banjir Lahar

"Sekitar pukul 12.10 menit terjadi erupsi susulan setelah tiga erupsi yang terjadi sebelumnya," jelas Ketua PPGA Raung, Burhan Alethea.

Burhan mengatakan bahwa erupsi susulan yang keempat kali ini tekanannya tidak sekuat pertama kali Gunung Raung memuntahkan abu vulkanik. Menurutnya, letusan susulan cenderung melepaskan energi selepas erupsi awal.

"Kalau dilihat dari rekaman tak sekuat yang pertama karena yang pertama itu mendobrak. Kalau susulan selanjutnya cenderung lebih kecil," jelasnya.

Sementara untuk kolom abu, lanjut Burhan, terpantau condong mengarah ke timur. Dua hari terakhir kondisi angin di seputaran Gunung Raung bertiup cukup kencang.

"Dilihat dari CCTV arah kolom abu cenderung mengarah ke timur agak ke utara. Jadi arah angin dua hari terakhir cukup kencang dan bisa berubah-ubah sewaktu-waktu," beber dia.

Burhan mengimbau warga yang wilayahnya terdampak hujan abu vulkanik untuk tidak panik dan mengenakan tetap mengenakan masker. Pihaknya tetap mengimbau agar warga maupun wisatawan menjauhi bibir kawah dengan radius sejauh 3 kilometer.

Baca juga: Tragedi Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Tewas Tertimbun Abu

"Kami tetap mengimbau warga maupun wisatawan menjauhi bibir kawah sejauh 3 kilometer. Karena saat ini status Gunung Raung di level II atau waspada," tegasnya.

Erupsi susulan terjadi selepas Gunung Raung memuntahkan abu vulkanik sejauh 2 kilometer ke atas pada pukul 09.30 WIB. Susulan pertama terjadi pada pukul 10.25 WIB.

Kemudian disusul erupsi kedua yang terjadi pada pukul 10.31 WIB dan erupsi susulan yang ketiga pada pukul 10.35 WIB. Lalu erupsi keempat terjadi pada pukul 12.10 WIB.

Burhan menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan terjadi eruspsi susulan, mengingat masih terjadi gempa vulkanik dangkal dan tremor. Termasuk eruspsi susulan keempat yang terekam alat seismograf.

Baca juga: Dua Pendaki WNA Masih Hilang, Tim SAR Berjibaku di Tengah Erupsi Gunung Dukono

"Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 16 mm dan durasi 116 detik pada erupsi susulan terakhir pada pukul 12.10 WIB. Tak menutup kemungkinan bakal terjadi erupsi susulan. Ini kami masih terus melakukan pengamatan," jelasnya.

Gunung Raung sendiri secara administratif berada di Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso dan Jember.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait