Pelaku Pembunuhan Pria Berhelm Merah di Kota Mojokerto Sering Pindah Kota

Pelaku Pembunuhan Pria Berhelm Merah di Kota Mojokerto Sering Pindah Kota © mili.id

Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota AKP Achmad Rudi Zaeny saat menunjukkan motor yang digunakan sarana untuk mengeksekusi korban. Foto : (nana/mili.id)

Mojokerto, mili.id - Pelaku pembunuhan pria berhelm di Mojokerto, Sudarwo (38), ditangkap Satreskrim Polres Mojokerto Kota ketika jualan cilok keliling di di Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimenyan, Bandung.

"Tersangka Pria lajang asal Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto itu teman dekat korban," ucap Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Achmad Rudi Zaeny kepada wartawan, Jumat (20/12/2024).

Baca juga: Idul Adha Dan Waisak, Tempat Hiburan Sampai Panti Pijat Dilarang Buka di Kota Mojokerto 

Sudarwo sudah 1,5 bulan terakhir melarikan diri ke sejumlah wilayah dan berakhir di Bandung. Ia berpindah-pindah tempat setelah menghabisi korban Abid Yulandi Muyafa (38).

Mulai dari kabur ke Surabaya, Kendal, Subang, Bandung, Tangerang, sampai kembali ke Bandung. Tersangka bertahan hidup tanpa pekerjaan tetap.

"Di suatu daerah dia jadi kuli bangunan, jual roti keliling, mengamen, terakhir saat kami tangkap di Bandung, dia jual cilok keliling," jelas Rudi.

Rudi menambahkan, selain meringkus tersangka, polisi juga menyita barang bukti. Mulai dari jaket loreng, celana panjang warna abu-abu, motor Honda Supra X 125 tanpa pelat nomor polisi, serta pisau sangkur sepanjang 30 cm yang digunakan pelaku membunuh korban.

"Tersangka kami jerat dengan pasal 340 dan 338 KUHP, ancaman maksimal mati, seumur hidup, atau pidana penjara maksimal 20 tahun," imbuhnya.

Baca juga: Ular Besar Masuk Rumah Warga Magersari, Petugas BPBD Kota Mojokerto Evakuasi dari Bawah Lemari

Abid merupakan warga Jalan Merapi 5, Kelurahan Wates, Magersari, Kota Mojokerto. Sehari-hari, ia hidup sendirian sebab ayahnya sudah meninggal, sementara, sang ibu tinggal di Madiun, dan kakak kandungnya tinggal di Surabaya.

Semasa hidupnya, korban hanya mengandalkan pemberian tetangganya, karena ia tidak mempunyai pekerjaan.

Korban diketahui warga mengidap keterbelakangan mental. Bahkan, rumahnya di Jalan Merapi 5 pernah terbakar hingga akhirnya mendapat bantuan bedah rumah oleh pemda setempat.

Baca juga: 49 Adegan Sadis! Detik-detik Badut Mainan Habisi Mertua di Mojokerto Direka Ulang

Menurut keterangan tetangga korban, Abdid terakhir kali terlihat masih hidup pada Rabu (30/10/2024) sekitar pukul 19.30 WIB, saat itu, korban dijemput temannya yang mengendarai motor.

Mayat Abid pertama kali ditemukan pencari ikan di kebun jeruk Lingkungan Balongcangkring 2, Kelurahan Pulorejo pada Sabtu (2/11/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban memakai helm merah, celana jins pendek warna abu-abu, serta kaus hitam. Saat ditemukan, Abid telungkup menghadap ke pondasi Jalan Ir Soekarno dengan 6 luka tusuk di perut dan dada. Masing-masing luka tusuk selebar 2-4 cm.

Editor : Aris S



Berita Terkait