Sebagian remaja yang diamankan Tim Jogoboyo Satsamapta Polrestabes Surabaya (Foto: Ist)
Surabaya - 13 remaja yang terlibat tawuran di wilayah Jalan Dukuh Kupang, Surabaya diamankan polisi.
Dalam patroli kali ini, Tim Jogoboyo Satsamapta Polrestabes Surabaya dipimpin Aipda Yugo Abdi Sastro mengamankan 13 remaja dan menyita sejumlah senjata tajam (sajam).
Baca juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Apresiasi Gerak Cepat Polrestabes Ungkap Kasus Pengeroyokan Siswa SMA
"Patroli Tim Jogoboyo tidak hanya berlangsung di lapangan, tetapi juga di dunia maya. Saat memantau live streaming di media sosial," papar Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Teguh Santoso, Senin (16/12/2024).
Menurrut Teguh, dalam patroli siber, tim ini menemukan akun bernama @deberet.surabaya yang menyiarkan tawuran antara kelompok mereka dan kelompok lain bernama @sliwersurabaya025.
Laporan masyarakat juga masuk ke Tim Jogoboyo mengenai keributan di lokasi yang sama. Tanpa membuang waktu, tim langsung bergerak ke lokasi. Namun, saat tiba, aksi tawuran sudah bubar, sehingga tim melakukan penyisiran untuk melacak para pelaku.
Penyelidikan mengarahkan tim yang membawa motor trail ini ke Jalan Kupang Timur, atau yang dikenal dengan sebutan Gang Dolly. Di tempat ini, kelompok @deberet.surabaya diketahui sedang berkumpul dan melanjutkan live streaming.
Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, YBM PLN UP3 Surabaya Selatan Dorong Kesadaran Hidup Sehat Masyarakat
Tim langsung melakukan interogasi terhadap kelompok tersebut. Meski awalnya mereka menyangkal keterlibatannya, upaya penggeledahan membuahkan hasil.Tiga senjata tajam ditemukan terselip di bawah sebuah mobil.
Bukti ini memaksa para remaja untuk mengakui peran mereka dalam tawuran yang baru saja terjadi. Dari 13 remaja diamankan dalam operasi ini, 1 di antaranya remaja perempuan.
"Barang bukti yang diamankan meliputi tiga senjata tajam, sepuluh unit ponsel, sebelas unit sepeda motor, dan satu klip kecil pil koplo (double L)," beber Teguh.
Seluruh pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Sawahan dan saat ini dalam pengembangan.
Polisi akan mendalami asal-usul senjata sajam dan pil koplo yang ditemukan, serta keterlibatan kelompok ini dalam aksi kriminal lainnya.
Editor : Narendra Bakrie
