Kapal Karam di Perairan Situbondo, Korban Tewas jadi 2 Penumpang

Kapal Karam di Perairan Situbondo, Korban Tewas jadi 2 Penumpang © mili.id

Petugas gabungan saat mengevakuasi korban ke RSUD Asembagus, Situbondo. (Istimewa)

Situbondo - Korban meninggal Kapal Layar Motor (KLM) Fajar Lorena Safari yang karam akibat diterjang gelombang tinggi di perairan Situbondo-Madura bertambah satu, sehingga total dua penumpang yang meninggal.

Saat ini, jasad kedua korban meninggal langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Asembagus, Situbondo. Mereka adalah, Ahmad Sunni (54) warga Kampung Tenggir Timur, Ibu Hairi (50) warga Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Kapolres Situbondo dan Kasat Polairud Raih Penghargaan Africa Van Java Awards 2026

Selain itu, dua penumpang KLM Fajar Lorena Safari harus menjalani perawatan karena kondisinya lemas, seorang perempuan berusia 8 tahun dirawat di Puskesmas Jangkar. Seorang penumpang bernama M Khoirur Rohman (25), menjalani perawatan di RSUD Asembagus, Situbondo.

Seorang anggota Basarnas Jember, Jefry mengatakan, korban meninggal penumpang KLM Fajar Lorena Safari bertambah satu orang sehingga jumlah korban meninggal dua orang.

"Selain itu, jumlah penumpang KLM Fajar Lorena bertambah, sesuai manifest jumlahnya sebanyak 51 orang. Namun, setelah didata jumlah penumpang mencapai 73 orang,"ujar Jefry, anggota Basarnas Jember, Minggu (8/12/2024) malam.

Baca juga: MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Kelezatan Eksklusif Sae Rassa Restaurant di Sumenep Festival 2026

Menurutnya, terungkapnya jumlah penumpang mencapai 73 orang itu, terungkap setelah petugas melakukan pendataan para penumpang KLM Fajar Lorena Safari, yang berhasil dievakuasi oleh kapal tanker milik Pertamina Berlian Selatan.

"Saat petugas melakukan pendataan dan petugas kesehatan Dinkes Situbondo, memeriksa kesehatan para penumpang KLM Fajar Lorena Safari dan ternyata jumlah penumpangnya berjumlah 73 orang," bebernya.

Baca juga: Harmoni di Tepi Kolam, MYZE Hotel Sumenep Hadirkan Pengalaman Yoga Penuh Positive Vibes

Jefry menjelaskan, dari jumlah total penumpang KLM Fajar Lorena Safari, tujuh orang diantaranya diketahui masih anak-anak berusia antara 7 tahun hingga 10 tahun. Sedangkan 2 orang meninggal dunia dan satu orang penumpang dilaporkan hilang.

"Satu orang penumpang KLM Fajar Lorena dilaporkan hilang, sehingga tim SAR gabungan akan melakukan upaya pencarian,"pungkasnya.

Editor : Achmad S



Berita Terkait