Ular piton dievakuasi petugas damkar. (Istimewa)
Jember - Proses evakuasi ular jenis piton (Sanca Kembang) sepanjang kurang lebih 3 meter dengan bobot kisaran 7-10 kilogram di rumah Lasturi Jalan Merpati Lingkungan Cangkring-Kreongan, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Jember, Kamis (5/12/2024).
Ular piton itu bersembunyi di dapur rumah Lasturi dan memakan dua ekor ayam miliknya yang berada di dalam kandang karena khawatir ular tersebut melukai pemilik rumah dan warga sekitar. Petugas Damkar dan Penyelamatan dari Regu A Mako Pemkab Jember diminta datang untuk melakukan proses evakuasi ular tersebut.
Proses berlangsung cepat kurang lebih 10 menit tapi karena tempat bersembunyi ular berada di belakang kandang ayam berukuran 3x3 meter.
Petugas Damkar sempat kesulitan melakukan proses evakuasi. Diketahui salah seorang petugas juga hampir terluka, karena ular tersebut melilit tangan petugas.
"Jadi kita tadi dapat info dari warga Cangkring, bahwa ada seekor ular masuk ke kandang ayam dan sedang memakan 2 ekor ayam miliknya. Setelah mendapat info tersebut, kita langsung berangkat ke lokasi, untuk mengevakuasi ular tersebut," kata Anggota Damkar dan Penyelamatan Regu A Mako Pemkab Jember Ahmad Rosidi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.
Saat akan melakukan proses evakuasi, pria yang akrab disapa Rosi ini menjelaskan, ular tersebut bersembunyi di belakang kandang dengan posisi berada disudut kandang.
"Di sudut itu pojokan tembok, dan antara kandang dengan tembok jaraknya sekitar 15-20 cm. Kita agak kesulitan untuk mengevakuasi ularnya. Tapi dibantu alat penjepit. Alhamdulillah ular dapat kita amankan dan dikeluarkan dari tempat sembunyi untuk proses evakuasi cepat, kurang lebih 10 menit dan kita bawa keluar untuk dimasukkan ke dalam karung," sambungnya.
Saat proses ular akan dimasukkan ke dalam karung yang disiapkan petugas, kata Rosi, sempat terjadi insiden tangan petugas dililit oleh ular piton itu.
"Tadi sempat anggota tim kita terlilit ular tersebut di bagian tangan tapi masih aman. Karena saat akan dimasukkan dalam karung ular itu berusaha melawan, karena diduga ular ini masih liar. Tapi Alhamdulillah proses evakuasi lancar, petugas tidak sampai terluka. Selanjutnya ular kami amankan ke mako. Lebih lanjut nanti kami akan berkoordinasi untuk proses lepas liarnya," pungkasnya.
Baca juga: Mobil Damkar Tertimpa Tiang Beton Saat Pembongkaran Gedung DLH Jakarta, Satu Petugas Terluka
Editor : Achmad S
