Pelindo Regional 3 dan Terminal Petikemas Perkuat Komitmen Antikorupsi

Pelindo Regional 3 dan Terminal Petikemas Perkuat Komitmen Antikorupsi © mili.id

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama Pelindo Terminal Petikemas memperkuat komitmen antikorupsi (Foto: Humas Pelindo Regional 3)

Surabaya - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama Pelindo Terminal Petikemas memperkuat komitmen antikorupsi.

Kegiatan sosialisasi bertajuk "Pelindo Bersih" itu digelar dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia.

Baca juga: HNSI Tangerang Dukung Tipidkor Polri Usut Dugaan Korupsi PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel

Tujuannya untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dan transparan.

Sosialisasi digelar di Gedung Pelindo Regional 3 pada Kamis (14/11/2024) pagi kemarin.

Agenda ini melibatkan seluruh stakeholder pelabuhan, pengguna jasa, rekanan kerja, dan para pekerja Pelindo Regional 3 group.

Dalam kegiatan ini disosialisasikan berbagai komitmen Pelindo dalam mencegah potensi praktik korupsi di lingkungan pelabuhan.

Juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas Komitmen Anti Korupsi yang ditanda tangani seluruh peserta dan tamu undangan yang datang.

Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3, Karlinda Sari menyampaikan bahwa Pelindo Regional 3 secara konsisten berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip good governance dan anti-korupsi dalam setiap kegiatan operasional.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama Pelindo Terminal Petikemas memperkuat komitmen antikorupsi (Foto: Humas Pelindo Regional 3)PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 bersama Pelindo Terminal Petikemas memperkuat komitmen antikorupsi (Foto: Humas Pelindo Regional 3)

Baca juga: DPRD Soroti Sanksi Lurah, Penjual Stan Belum Tersentuh Hukum

"Melalui sosialisasi ini, kami ingin menegaskan kembali komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," terang Karlinda dalam siaran pers yang diterima redaksi, Jumat (15/11/2024).

Karlinda juga menjelaskan bahwa Pelindo telah menerapkan sistem whistleblowing yang terintegrasi dalam satu saluran utama dan telah tersertifikasi ISO 37001:2016, yang memungkinkan seluruh pihak untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi secara anonim dan aman.

Sistem ini telah terintegrasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan mendukung program 5 (lima) No!.

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Surabaya, Dr. Dr Rosadi Roslan yang turut hadir dalam acara tersebut memberikan apresiasi atas inisiatif Pelindo Regional 3 dalam upaya pencegahan korupsi.

"Kerja sama yang baik antara Pelindo dan seluruh stakeholder sangat penting untuk menciptakan iklim bisnis yang sehat dan mendukung pertumbuhan ekonomi," jelas dia.

Baca juga: Tokoh Tambak Wedi Nilai Persoalan SWK Bukan Kesalahan Lurah

Selama sosialisasi, peserta diberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya integritas dan transparansi dalam menjalankan bisnis.

Juga dibekali pengetahuan mengenai mekanisme pelaporan melalui sistem whistleblowing.

Diharapkan seluruh stakeholder Pelabuhan khususnya kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dapat berperan aktif dalam mendukung upaya pencegahan korupsi dan menciptakan lingkungan bisnis yang lebih baik.

 

Editor : Narendra Bakrie



Berita Terkait