Pembunuhan Gadis Cantik Surabaya, PT Awalnya Mengelak jika Menghabisi Kakaknya

Pembunuhan Gadis Cantik Surabaya, PT Awalnya Mengelak jika Menghabisi Kakaknya © mili.id

Kondisi jasad Sandra kali pertama ditemukan.

Surabaya - Kabar tewasnya Sandra (30), gadis cantik Surabaya, tentu saja sangat memukul hati perempuan inisial ER, yang tidak lain ibu kandungnya.

Lebih hancur lagi hati ER, ketika mengetahui jika yang membunuh Sandra adalah PT yang merupakan anak bungsunya.

Baca juga: Gerak Cepat Anas Karno, Keluhan Air Bersih Langsung Ditindaklanjuti

Diakui ER jika dirinya tidak menduga jika pelaku pembunuhan adalah PT, sebab sehari sebelum Sandra ditemukan tewas di kontrakannya, tidak ada gelagat PT yang mencurigakan, Senin (29/7/2024) malam.

Sebab setelah pulang kerja sebagai driver ojol, PT langsung tidur, dan tidak tampak kegelisahan di wajahnya.

Baca juga:

Gadis Cantik Surabaya Korban Pembunuhan di Mata Keluarga

"Dia (PT) gak ngomong apa-apa. Saya gak tau, pulang sampek rumah ya tidur. Seperti biasa," kata ER saat ditemui di kosnya di Kecamatan Tandes, Kamis (1/8/2024).

ER saat itu beranggapan PT sedang lelah usai berkelana menyusuri jalan sebagai driver ojek online (Ojol). Keesokan harinya, Selasa (30/7/2024), ia mendapat kabar bila Sandra tewas.

Baca juga: HUT Bhayangkara Jadi Momentum BRI Jemursari Perkuat Sinergi dengan Polda Jatim

ER menjelaskan, ketika didatangi polisi, awalnya putri nomor duanya itu tidak mengaku jika dirinya yang menghabisi nyawa kakaknya.

"Dia masih gak ngaku, yang bunuh katanya orang lain, Cuma polisi yang nyelidiki, dia langsung ngaku," pungkasnya.

Untuk diketahui bila awalnya tewasnya Sandra sempat dikabarkan bunuh diri dengan cara melilitkan kabel USB yang dikaitkan ke tiang tangga kontrakan ke lehernya.

Baca juga: PALM PARK Surabaya Hadirkan Staycation Seru Saat Libur Sekolah

Polisi yang menerima kabar tersebut datang ke lokasi bersama Tim Inafis untuk melakukan serangkaian penyelidikan.

Jasad Sandra kemudian dikirim ke RSUD dr Soetomo untuk diautopsi, hasilnya, Sandra dinyatakan sebagai korban pembunuhan.

Unit Jatanras yang diterjunkan untuk melakukan penyelidikan atas tewasnya Sandra, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

Editor : Aris S



Berita Terkait