Kapolsek Pungging Iptu Selimat bersama anggota bhabinkamtibmas makan bersama buruh petani melon. (Foto: Nana/mili.id)
Mojokerto - Berbagai cara pendekatan persuasif dilakukan Korps Bhyangkara untuk menyerap aspirasi di tengah masyarakat.
Seperti yang dilakukan personel Polsek Pungging Polres Mojokerto dengan mengajak sarapan bersama para petani di kebun maupun sawah setiap Jumat secara rutin.
Seperti terlihat pada Jumat (7/6/2024), sekitar pukul 08.00 WIB Kapolsek Pungging Iptu Selimat bersama anggota bhabinkamtibmas menyapa buruh petani melon yang mulai bercocok tanam di Dusun Lebak, Desa Lebaksono.
Dijelaskan Selimat, gerakan sosial yang dinamai 'Jumat Berkah' diinisiasi dirinya bersama anggota agar bisa mengetahui keluh kesah, maupun aspirasi dari masyarakat, sehingga penanganan problem solving bisa langsung dilakukan sejak dari bawah.
"Ini memang cara saya dan anggota agar bisa bersosialisasi lebih dekat dengan masyarakat, dan menjadi langkah dini penyelesaian jika ada permasalahan di tengah warga," ujarnya.
Baca juga: Gelap Gulita, Pria 65 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Lapangan Surodinawan Mojokerto
Bahkan, aksi bagi-bagi nasi siap saji ini merupakan sumbangsih kepedulian setiap anggota Polsek Pungging yang dikumpulkan dalam kotak berjalan sepekan sekali saat apel pagi di hari Kamis.
Tak hanya itu, lanjut Selimat, dari hasil dana yang terkumpul diwujudkan sejumlah bantuan sembako ataupun sedikit uang tunai untuk para difabel, tukang becak, janda tua, dan yatim piatu.
"Salah satu cara kami mengabdi untuk masyarakat dan sesuai arahan Kapolres Mojokerto, meski mungkin tidak seberapa. Harapannya bisa bermanfaat untuk warga yang memang sangat memerlukan uluran tangan kita," pungkas selimat.
Baca juga: Jejak Langkah dari Mojokerto: Sepatu Buatan Tangan yang Menemani Mimpi Anak Sekolah
Rohma (47), salah satu difabel dengan kondisi kaki kanan harus teramputasi usai mengidap diabetes sejak 3 tahun lalu ini mengaku, terbantukan dengan adanya uluran tangan langsung dari kepolisian.
"Sangat berguna sekali dibantu, sangat membantu rumah tangga saya," tuturnya yang kini harus dibantu suami dan anak dalam beraktivitas sehari-hari.
Editor : Aris S
